system info manajemen perpustakaan

system info manajemen perpustakaan

Perubahan Tehnologi Info serta Katalog Perpustakaan dari Katalog Bikin ke OPAC

Tehnologi info menurut Sulistyo Basuki yang termasuk juga tehnologi info (TI) yaitu diantaranya meliputi tehnologi komunikasi, system komunikasi optik, system pita-video serta cakram-video, computer, bentuk mikro, komunikasi nada dengan pertolongan computer, jaringan kerja data, surat elektronik, serta video teks dan teleteksi. Aplikasi tehnologi info diperpustakaan sekarang ini telah jadi ukuran untuk tahu tingkat perkembangan dari perpustakaan itu, bukanlah lagi pada besarnya gedung yang digunakan, banyak rack buku, maupun berjubelnya pemakai. Aplikasi tehnologi info diperpustakaan bisa digunakan dalam beragam bentuk diantaranya sebagai di bawah ini ;

Tehnologi info dipakai sebagai system info manajemen perpustakaan ;
Tehnologi info sebgai fasilitas untuk menaruh, memperoleh, serta menebarluaskan info ilmu dan pengetahuan dalam format digital.
Peran pustakawan dalam orang-orang info sebagai di bawah ini supaya gampang mengerti :

Komunikator artinya peran pustakawan berkembang jadi pekerja info, pekerja ekstensi serta spesialis subyek. Pustakawan mesti mempunyai ketrampilan dalam bagian info yang lain di luar bagian perpustakaaan.
Konsolidator yaitu pustakawan bisa melakukan tindakan sebagai referensi mesti dapat menjawab semuanya pertanyaan yang ditunjukan oleh pemustaka dengan meggunakan sumber tercetak atau sumber elektronik.